Info Bola

Berita Sepakbola terkini dan terupdate, Prediksi Bola, Jadwal dan klasemen liga

Prediksi Bola Pertandingan Persahabatan 21 Maret 2019



Ajang Bola - Prediksi Bola Pertandingan Persahabatan 21 Maret 2019, Preview Pertandingan terkini, Tebak Skor, Bursa Pur Puran Terbaru, Prediksi bola serta jadwal pertandingan bola terbaru Hari ini.

Laga persahabatan antara negara akan berlangsung pada malam ini saat Jerman sebagai tuan rumah akan menjamu Serbia.

Beberapa prediksi lainnya juga akan berlangsung pada besok malam yang merupakan jadwal agenda resmi FIFA sekaligus jeda kompetisi liga Eropa.

Berikut Jadwal Prediksinya:

Prediksi Jerman vs Serbia 21 Maret 2019 pukul 02:45 WIB.

Prediksi Wales vs Trinidad 21 Maret 2019 pukul 02:45 WIB.


Ikuti terus perkembangan Jadwal bola terbaru hari ini dan prediksi bola lainnya

Inter Kalahkan AC Milan di Derby Della Madoninna

Inter Kalahkan AC Milan di Derby Della Madoninna


Info Bola - Inter Milan menjadi tim yang berbahagia usai melakoni duel Derby della Madonnina melawan AC Milan di pekan ke-28 Serie A. Terhelat di San Siro pada Senin (18/3/2019) dini hari WIB, Inter sukses mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-2.

Tiga gol Nerazurri yang dicetak oleh Matias Vecino, Stefan De Vrij, dan Lautaro Martinez, cuma bisa dibalas dua kali oleh Rossoneri via Timoue Bakayoko dan Mateo Musacchio. Atas kemenangan ini pula, Inter menggeser Milan dari posisi tiga dengan selisih dua poin

Kedua tim sama-sama mengusung pakem 4-3-3 di laga kali ini. Gennaro Gattuso tetap pada susunan 11 awal yang intens diturunkan yakni Krzysztof Piatek, Suso, dan Hakan Calhanoglu sebagai trio lini serang yang ditopang Timoue Bakayoko, Franck Kessie, dan Lucas Paqueta.

Sementara di kubu Inter, Mauro Icardi kembali tak masuk skuat dan Luciano Spalleti masih memercayai Lautaro Martinez untuk mengisi pos penyerang. Ia diapit Ivan Perisic dan Matteo Politano, sedangkan Marcelo Brozovic, Matias Vecino, dan Roberto Gagliardini mengisi lini tengah.

Pressing tinggi hingga sepertiga lapangan dari Milan dan Inter langsung terlihat sejak menit pertama. Tingginya tempo permainan ini dimanfaatkan Inter untuk mencetak gol cepat. Umpan sundulan Martinez di tiang jauh Milan, bisa diceploskan Vecino ke dalam gawang Gianluigi Donnarumma.

Milan merespons gol ini dengan bermain lebih agrsif. Kecepatan dari para sayap menjadi tumpuan serangan "Iblis Merah". Paqueta melepas tembakan jarak jauh di menit delapan, tetapi Samir Handanovic sanggup menangkapnya. Sayang, setelah peluang ini lahir, serangan Milan kerap buntu.

Kondisi Inter tak jauh berbeda setelah unggul, serangan yang dibangun dari permainan operan pendek dihadapkan pada pressing tinggi Milan. Jalannya pertandingan seperti ini bikin kedua tim sama-sama sulit menembus kotak penalti, oleh karena itu percobaan yang lahir berasal dari sepakan luar kotak.

Di Inter ada tendangan Politano di menit 20, lalu di Milan Calhanoglu melakukan percobaan empat menit berselang, tapi keduanya digagalkan kiper lawang masing-masing. Setelahnya, tak ada shot on target dari kedua tim sampai paruh pertama rampung.

Sulitnya menembus kotak lawan pun bikin penyerang di Milan dan Inter jarang mendapatkan suplai bola. Piatek cuma menyentuh bola 8 kali dan tak melepas satu pun tendangan, sedagkan Martinez 12 kali menyentuh bola, pun tak ada percobaan darinya. Nilai plus Martinez di babak pertama hanya assist untuk gol Vecino.

Untuk mencari solusi dari buntunya serangan, Gattuso lantas mengubah pakem menjadi 4-2-3-1 saat memulai babak kedua. Paqueta yang kerap dimatikan pergerakannya oleh Danilo D'Ambrosio, digantikan Samu Castillejo. Dengan begini, Piatek ditopang oleh Suso, Calhanoglu, dan Castillejo.

Akan tetapi, keputusan ini justru bikin Milan lebih intens diserang. Setelah Donnarumma menepis tendangan Gagliardini di menit 48, ia harus melihat gawangnya dijebol untuk kali kedua usai Stefan De Vrij mengonversi sepak pojok Politano menjadi gol pada menit 51.

Milan mengambil inisitif penguasaan bola untuk mengurung Inter. Upaya ini akhirnya membuahkan gol balasan di menit 57 via Bakayoko usai meneruskan tendangan bebas Calhanoglu. By the way, ini adalah gol perdana Bakayoko sejak bergabung dengan Milan.

Melihat ada kesempatan, Gattuso lantas mengubah formasi Milan menjadi 4-4-2. Menariknya, ia mengganti Riccardo Rordiguez dengan Patrick Cutrone, sehingga full-back kiri disi Davide Calabria dan sisi satunya oleh Kessie.

Sayang, keputusan ini kembali buntung lantaran Inter mencetak gol ketiga lewat eksekusi penalti Martinez di menit 67. Sebelumnya, wasit menunjuk titik putih karena menganggap Castillejo melanggar Politano.

Tertinggal dua gol (lagi) tak berarti bikin Milan patah arang. Gattuso memasukkan Andrea Conti untuk mengganti Kessie agar serangan di sisi sayap lebih optimal. Keputusan ini membuahkan gol balasan di menit 71, bola muntah hasil tepisan Handanovic bisa diceploskan Mateo Musacchio ke dalam gawang.

Milan terus menggempur pertahanan Inter setelah gol itu, tetapi momentum ini sempat terganggu dengan kartu merah Conti usai menekel Martinez. Tapi, setelah melihat video assistant referee (VAR), wasit cuma memberinya kartu kuning. Beberapa saat kemudian, justru Spalleti yang diusir wasit karena dianggap melakukan protes keras.

Sederet insiden ini bikin laga diberi tambahan waktu enam menit. Milan terus berusaha mencetak gol, tetapi peluang dari sundulan Castillejo di menit 90+1, ditepis Handanovic. Kemudian tendangan Cutrone lima menit setelahnya, diblok Dx27;Ambrosio di depan mulut gawang. Alhasil, Milan menyerah 2-3 di akhir pertandingan.

Ikuti terus perkembangan Jadwal bola terbaru hari ini dan prediksi bola lainnya

Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia U-23 untuk Kualifikasi Piala AFC U-23 2020



IDBola - Tim Nasional U-23 Indonesia telah membawa 24 pemain ke Hanoi, Vietnam, untuk memainkan tiga pertandingan kualifikasi AFC U-23 2020 pada 22 dan 26 Maret 2019. Tiga pemain tiba kemudian, Saddil Ramdani, Egy Maulana Vikri dan Ezra Walian, masuk bagian dari tim Garuda Muda.

Meskipun membawa 24 pemain ke Hanoi, hanya akan ada 23 pemain yang terdaftar secara resmi sehari sebelum pertandingan pertama Tim U-23 Nasional Indonesia.

Berita Bola, Indra Sjafri, pelatih tim nasional Indonesia U-23, masih ingin melihat perkembangan para pemainnya, termasuk Ezra Walian, yang datang kemudian dan mencetak gol dalam pertandingan uji coba melawan Bali United .

"Kami memutuskan untuk membawa 24 pemain ke Vietnam, dan kemudian, pada Pertemuan Koordinasi Pertandingan (MCM), kami mengirimkan 23 nama pemain untuk lolos ke Piala AFC U-23. karena batas waktu pendaftaran pemain ke MCM adalah 21 Maret, "kata Indra Sjafri.

Setelah pertandingan uji coba melawan Bali United, tim nasional Indonesia U-23 segera berangkat ke Hanoi. Indra Sjafri mengkonfirmasi bahwa 24 pemain yang dia bawa ke Vietnam adalah pemain terbaik yang dia lihat di kamp pelatihan.

"Tentu saja, para pemain yang kami pilih adalah yang terbaik dan kami menyaksikan semua perkembangan sejak awal seleksi." Mengenai gol, kami tentu ingin lolos ke final, jadi kami akan berjuang keras dan paling banyak, "lanjutnya.

24 pemain yang dibawa ke Vietnam kebanyakan adalah Garuda muda yang memenangkan Piala AFF U-22 di Kamboja pada bulan Februari. Marinus Wanewar, Osvaldo Haay. Setho Cloud, Andy Setyo, Bagas Adi, Asnawi Mangkualam, Gian Zola, Witan Sulaiman, kembali ke tim.

Selain itu, tiga pemain yang bersaing di klub asing, Egy Maulana, Ezra Walian dan Saddil Ramdani, juga termasuk dalam tim nasional U23 Indonesia. Andy Setyo et al. meninggalkan Bali ke Hanoi dan Prediksi bola transit ke Jakarta pada Senin sore (18/03/2019). Tim layanan kesehatan Indra Sjafri diperkirakan tiba di Hanoi pada Senin malam.

Kiper:

Awan Setho Raharjo

Satria Tama

M Riyandi

Belakang:

Asnawi Mangkualam Bahar

Fredyan Wahyu

Rachmat Irianto

Nurhidayat Haji Haris

Andy Setyo Nugroho

Bagas Adi Nugroho

Firza Andika

Samuel Christianson

Tengah:

Kadek Agung

M Luthfi Kamal

Hanif Sjahbandi

Rafi Syarahil

Gian Zola

Sani Riski Fauzi

Witan Sulaiman

Saddil Ramdani

Egy Maulana Vikri

Osvaldo Haay

Depan:

Ezra Walian

Marinus Wanewar

Dimas Drajad

Jadwal Pertandingan Sepak Bola Tanggal 16 - 17 Maret 2019

Jadwal Pertandingan Sepak Bola Tanggal 16 - 17 Maret 2019


Topnes - Jadwal Pertandingan Sepak Bola Tanggal 16 - 17 Maret 2019, jadwal pertandingan terbaru yang akan ditayangkan di TV maupun live streaming.

Berikut jadwal selengkapnya:

Presiden Cup Indonesia 2019

16/Mar  15:30 Persipura Jayapura vs Kalteng Putra Live Indosiar

16/Mar  18:30 PSIS Semarang vs PSM Makassar Live Indosiar


English FA Cup

16/Mar  19:15 Watford vs Crystal Palace 0:1/4

17/Mar  00:20 Swansea vs Manchester City 2 1/2:0

17/Mar  02:55 Wolverhampton vs Manchester United 1/4:0


English League Championship

16/Mar  19:30 Leeds vs Sheffield Utd 0:1/4 Live TVRI

16/Mar  22:00 Aston Villa vs Middlesbrough 0:1/4

16/Mar  22:00 Brentford vs West Brom 0:1/2

16/Mar  22:00 Hull City vs QPR 0:1/4

16/Mar  22:00 Ipswich vs Nottingham Forest 1/4:0

16/Mar  22:00 Preston vs Birmingham 0:1/2

16/Mar  22:00 Rotherham United vs Norwich 3/4:0

16/Mar  22:00 Sheffield Wednesday vs Blackburn 0:1/2

16/Mar  22:00 Stoke vs Reading 0:3/4 Live TVRI

16/Mar  22:00 Wigan vs Bolton 0:3/4


English Premier League

16/Mar  22:00 Bournemouth vs Newcastle 0:1/4

16/Mar  22:00 Burnley vs Leicester 1/4:0

16/Mar  22:00 West Ham vs Huddersfield Town 0:1


English League One

16/Mar  22:00 Accrington Stanley vs Rochdale 0:1/4

16/Mar  22:00 Bristol Rovers vs Charlton 0:0

16/Mar  22:00 Burton Albion vs Blackpool 0:1/4

16/Mar  22:00 Fleetwood Town vs Plymouth 0:1/2

16/Mar  22:00 Luton Town vs Gillingham 0:1 1/4

16/Mar  22:00 Oxford United vs Bradford City 0:1/2

16/Mar  22:00 Peterborough United vs Coventry 0:0

16/Mar  22:00 Portsmouth vs Scunthorpe Utd 0:1

16/Mar  22:00 Shrewsbury vs Wycombe 0:1/4

16/Mar  22:00 Southend vs Wimbledon 0:1/4

16/Mar  22:00 Sunderland vs Walsall 0:1


English League Trophy

16/Mar  22:00 Fylde vs Stockport County 0:1/2

16/Mar  22:00 Leyton Orient vs Telford United 0:1 1/4


Italian Serie A

16/Mar  21:00 Sassuolo vs Sampdoria 0:1/4

17/Mar  00:00 Spal vs Roma 1/2:0

17/Mar  02:30 Torino vs Bologna 0:1/2


Spanish La Liga

16/Mar  19:00 Huesca vs Alaves 0:1/4

16/Mar  22:15 Real Madrid vs Celta Vigo 0:2

17/Mar  00:30 Ath. Bilbao vs Atl. Madrid 1/4:0

17/Mar  02:45 Leganes vs Girona 0:1/4


German Bundesliga

16/Mar  21:30 Augsburg vs Hannover 0:3/4

16/Mar  21:30 Schalke 04 vs RB Leipzig 1/2:0

16/Mar  21:30 Stuttgart vs Hoffenheim 1/2:0

16/Mar  21:30 Wolfsburg vs Fortuna Dusseldorf 0:3/4

17/Mar  00:30 Hertha Berlin vs Dortmund 1/2:0


French Ligue 1

17/Mar  02:00 Angers vs Amiens 0:1/2

17/Mar  02:00 Caen vs Saint Etienne 1/4:0

17/Mar  02:00 Guingamp vs Dijon 0:1/4

17/Mar  02:00 Nimes vs Strasbourg 0:1/4


Spain Segunda Liga

16/Mar  22:00 Albacete vs Extremadura 0:1/2

17/Mar  00:00 Cadiz vs Lugo 0:3/4

17/Mar  02:30 AD Alcorcon vs Tenerife 0:1/4

17/Mar  02:30 Zaragoza vs Elche 0:1/2


Australia A-League

16/Mar  13:35 Newcastle Jets vs Central Coast 0:1 1/2

16/Mar  15:50 Melbourne Victory vs Brisbane Roar 0:1 1/4


Italian Serie B

16/Mar  21:00 Benevento vs Spezia 0:1/2

16/Mar  21:00 Foggia vs Cittadella 0:0

16/Mar  21:00 Livorno vs Salernitana 0:1/4

16/Mar  21:00 Padova vs Perugia 0:0

17/Mar  00:00 Verona vs Ascoli 0:3/4

Ikuti terus perkembangan Jadwal Bola dan prediksi bola lainnya

Juventus Berhasrat Duetkan Ronaldo dengan Mbappe



Topnes - Raksasa Serie A, Juventus, akan bersemangat untuk membawa Kylian Mbappe, bintang muda PSG, ke pasar transfer musim panas mendatang.

Mbappe dianggap untuk saat ini sebagai pembom muda paling cerdas di dunia. Pemain berusia 20 tahun itu memang telah menunjukkan performa cemerlang sejak namanya muncul di AS Monaco dua musim lalu.

Kemegahan Mbappe juga meluas ke tim nasional. Kaum muda Kamerun dan Aljazair telah berhasil memimpin Prancis untuk menjadi juara Piala Dunia 2018.

Ketertarikan Juventus
Menurut direktur olahraga Juventus, Tuttosport, Fabio Paratici akan berpartisipasi dalam jamuan makan malam yang dimaksudkan untuk menjanjikan Bianconeri tifosi untuk membawa Mbappe ke Turin.

Juventus mengatakan mereka ingin mencocokkan Mbappe dengan bintangnya saat ini, Cristiano Ronaldo. Kebetulan, CR7 adalah idola Mbappe.

Namun, ambisi Juventus tidak akan terwujud dengan mudah karena PSG pasti akan memberi harga tinggi pada Mbappe. PSG akan menggantung Mbappe Monaco dengan biaya 180 juta euro.

Selamat dari PSG
Baru-baru ini, Mbappe sendiri telah mengkonfirmasi bahwa ia akan tetap di PSG musim depan, meskipun hasil buruk dimenangkan oleh timnya di Liga Champions musim ini.

"Dengan menghilangkan ini dan semua masalah yang dibuat, tidak ada alasan untuk menambah masalah pribadi saya," kata Mbappe.

"Saya masih percaya pada proyek ini dan saya yakin kami akan melakukan hal-hal baik untuk klub dan tetap di klub ini," katanya.

Ikuti terus perkembangan Berita Bola dan prediksi bola lainnya

Curhatan Luis Milla ke Carles Puyol Soal Timnas Indonesia



Topnes - Fakta menarik diungkapkan oleh Carles Puyol. Mantan kapten Barcelona mengatakan bahwa Luis Milla telah diberitahu tentang tim nasional Indonesia.

Seperti yang kita ketahui, Luis Milla melatih tim nasional Indonesia selama sekitar dua tahun. Dia menggantikan Alfred Riedl sebagai ahli taktik kelompok Garuda.

Pada akhir Oktober 2018, ia memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan tim nasional Indonesia. Mantan Pelatih Tim Nasional Junior digulingkan dalam banyak hal, termasuk PSSI, yang dia anggap tidak profesional saat bertugas.

Sebagai salah satu teman terbaik Milla, Puyol mengakui bahwa arsitek berusia 53 tahun itu telah memberitahunya tentang tim nasional Indonesia. "Saya memiliki kesempatan untuk berbicara dengan Luis Milla [mengenai Indonesia]," kata Puyol setua bermain futsal di Surabaya selama serangkaian kegiatan UEFA Champions Trophy. Liga disajikan oleh Heineken Tour.

Sangat bangga
Puyol mengatakan Milla telah mengatakan banyak hal positif tentang tim nasional Indonesia.

Dalam curhat, Milla juga merasa bahwa tim nasional Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi tim yang hebat di masa depan.

"Dia [Milla] sangat bangga dengan proyek yang sedang dikerjakannya di sini [tim nasional Indonesia] tetapi dia mengatakan masih banyak yang harus dilakukan untuk tim ini, tetapi dia sangat bangga dengan tim ini dan berpikir tim ini dapat lakukan sesuatu yang besar. "

Saya tidak ingin berlatih
Pada kesempatan ini, tim media bertanya apakah Puyol ingin mengikuti jejak Milla sebagai pelatih.

Namun mantan bek tangguh dari Barcelona itu menegaskan dia tidak tertarik bekerja di dunia kepelatihan.

"Pertama-tama, saya tidak ingin melatih tim nasional Indonesia atau tim dunia seperti Luis Milla, karena saya tidak merasa nyaman di bidang ini." katanya.

Kalender selanjutnya Trofi untuk sirkuit Liga Champions akan berlanjut akhir pekan ini. Kali ini, Big Kup Trophy akan mengunjungi pulau para Dewa Sabtu-Minggu, 16 Maret.

Ikuti terus perkembangan Berita Bola dan prediksi bola lainnya

Fabio Capello: Ronaldo Pemain Luar Biasa



Topnes - Pelatih legendaris Italia, Fabio Capello, percaya bahwa Cristiano Ronaldo, megastar Juventus, adalah pemain sepakbola yang luar biasa.

Cristiano Ronaldo sering dianggap sebagai salah satu pemain sepak bola terbesar di dunia dengan kemampuannya mempertahankan tingkat permainan setinggi mungkin selama bertahun-tahun.

Yang terbaru, kehebatan yang dimiliki Ronaldo dan yang membuat hat-trick membuat Juventus mengalahkan Atletico Madrid dan berjalan di babak delapan besar Liga Champions.

Fabio Capello belum mempertanyakan bakat Cristiano Ronaldo di antara yang terbaik di dunia.

Namun, Capello percaya bahwa kapten tim nasional Portugal bukanlah seorang jenius seperti saingannya yang abadi, Lionel Messi.

"Ronaldo adalah pemain sepakbola yang luar biasa, tetapi Messi adalah seorang jenius," kata Capello, dikutip oleh BolaSport.com di halaman Sky Italia.

"Messi telah menciptakan sesuatu yang tidak dilihat orang lain, sementara Ronaldo telah menjadi juara, tetapi tidak jenius," kata Capello.

Menurut pria yang sudah melatih tim nasional Inggris, hanya ada tiga pemain bola dalam kategori jenius.

Mereka adalah Pelé, Diego Maradona dan Messi.

"Ada tiga jenius dalam sepakbola: Pelé, Maradona dan Messi pada periode ini," kata Capello.

"Ronaldo sangat kuat karena dia memungkinkan tim Anda memenangkan segalanya, tetapi Messi adalah jenius dan menciptakan hal-hal yang berbeda," kata pemain berusia 72 tahun itu.

Selain itu, Capello mengklaim bahwa kejeniusan Messi tidak datang karena dia diciptakan, tetapi hadiah.

"Saya bertemu Messi pada usia 16 dan kagum," kata Capello.

"Dia melakukan hal yang sama hari ini, tetapi dia 20 tahun lebih muda karena dia jenius," katanya.

Ikuti terus perkembangan Berita Bola dan prediksi bola lainnya